Jumat, 26 September 2014

Tuhan, dengarkan aku:')

Tuhan O:) ..
selamat pagi, atau selamat siang dan selamat malam. Aku tak tahu di surga sedang musim apa, penghujan atau kemaraukah? Ataukah sedang musim salju? Pasti indah. Kalau boleh berbincang sedikit, aku belum pernah melihat salju. Mungkin kalau aku sudah cukup dewasa dan bisa menghasilkan uang sendiri, aku akan bisa menyaksikan salju. aku tahu engkau tak pernah sibuk. aku tahu engkau selalu mendengar isi hatiku. Aku tak perlu curiga pada-Mu soal mendengar doaku atau tidak. Aku percaya telingaMu selalu tersedia untuk siapapun yg mau prcaya padaMu. Aku yakin pelukanMu selalu terbuka untuk siapapun yg lelah pada dunia yg telah membuatNya menggigil.
Masih tentang hal yg sama :) , Tuhan.. Aku belum ingin ganti topik. Tentang dia sseorang yg kuperbincangkan sangat lama dganMu. Seseorang yg slalu kusebut dalam setiap frasa kata ketika aku bercakap panjang dganMu. Aku tahu perpisahan yg sdah kau ciptakan adalah ssuatu yg trbaik untukku. Aku mengerti jika engkau sudah mmpersiapkan sseorang yg lebih baik dariNya. Tapi . . . . Bukan berarti aku harus absen menyebut namaNya dalam doaku bukan? Aku tak mengerti perhatian" yg sering ia berikan melalui pesan singkat berarti apa, melalui percakapn diujung telepon yg sangat hangat dan manis yg diiringi tawa kita berdua. Kalau bole sedikit bercerita, aku dan dia sepakat agar tak membawa sgala rasa dan presepsi kearah yg lebih serius. Kita bertahan, terus bertahan, namun semua diluar dugaan. Sesuatu yg telah kita tolak khadiranNya memilih untuk menampakkan diri. Lalu aku dan dia smakin mencoba tak pduli, dan brtahan untuk merawat gengsi. Tak bisa dipungkiri, ada rindu yg diam-diam trtanam.
Ketika ragaNya tak mampu kurengkuh, ketika sentuhannya tak selalu tak selalu kurasakan. Kita menjalin hubungan tak terikat tapi timbulan bberapa akibat. Saat ini mgkin tuhan tak ingin melihatku menyerah tapi bgaimana dganNya? Kurasa untuk saat ini masi blum ada yg termiliki. Tuhan salahkah jika sosok dia yg selalu kutunggu untuk masa depanKu kelak? O:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar